Kita keliru tentang waktu terbaik

Cara kita menganggalkan harap pada memilik semesta, menjadikan kita percaya bila rapalan doa akan merubah segala prahara.

Lalu kita meluruskan apa yang kita bisa, tiba pula di pertengahan kita semakin dibuat percaya atas apa yang kita kerja keras kan. Hampir di garis akhir kita semakin di buat rela berkorban, dan sampailah pada waktu dimana kita menunggu keputusan.

Sudah seharusnya bila kita memang sangat percaya bukan?

Sebab segalanya telah di lakukan, juga berkorban. Dan yang paling membuat yakin adalah kita bisa mengatasi semua halau rintang. Dalam perjalanan itu pula kita tak berhenti menengadah harap dan terus menyatukan segala urusan dengan Tuhan.

Dengan semua itu, jadilah kita berada di titik akhir, titik penantian atas usaha dalam menyongsong harap impian. Tapi, usaha belum terbayarkan. Semua yang kita yakini ternyata hanya mengajak kita berjalan jalan, bermain main dengan berbagai macam permainan yang sewaktu di perjalanan menyulitkan, namun kita bisa memainkannya, kita pun merasa berhak menjadi pemenang.

Ternyata tak begitu,

Kita gagal atas apa yang kita percaya

Kita merasa kerdil di antara semua orang yang bersorak horai

Lantas kita jengkel tak karuan dengan Tuhan yang di salahkan

.

Seharusnya tak perlu, sebab dari awal sudah ada yang tertinggal .

Kita tak membawanya, kita sengaja meninggalkannya karena terlalu percaya.

Kita meninggalkan ruang kesiapan

Siap menjadi orang gagal,

Siap menjadi orang kalah,

Siap tak menangis dan mengais kasihan

Siapkan akan menjadi seperti apa bila keputusan telah menang telak dan tak bisa di ganggu gugat,

Siapkan juga pada awal sebelum berjalan, keberhasilan sangat erat hubungan nya dengan kegagalan, mereka berjalan beriringan. Tapi yang menjadi pemenang adalah yang yakin tentang adanya sebuah kegagalan, sehingga kita tak terpuruk dan menyalahkan keadaan apalagi tuhan.

Luaskan hati jika ingin menjadi pemenang

Nikmati dengan ruang yang bijak agar tak terjadi kekecewaan

KEEP GOING

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s