Kadarnya luar biasa, itu rindu bukan?

hening pada musim di kotaku, banyak hembusan tak karuan mengusik ketenangan.

Pada pagi hari, ada hangat yg dirindukan

satu perkara yang tak pernah orang lain ketahui, kecuali aku dan kamu

menggebu dalam setiap desir suruan mentari

dihantar ombak menuju pulau labuanmu

ditiup semilir, yang berdasa pada perjalanan menuju jendela kamarmu

itulah rinduku, yang berpijar pada kilas cahaya tanpa kau minta

itulah nyanyianku, yang berdendang pada balik telinga tanpa mampu kau dengar

sebab mungkin, aku hanya rindu sendirian


Perihal rindu yang banyak makna, bukan hanya soal pasangan bukan? Apalagi saya yang masih tahap ecek ecek.

Rindu itu berbuah makna, apa saja. Asal kamu bisa mengolah apa arti dari rindu, dan pada siapa ia disematkan.

Jika rindu, berarti pertanda tak ada mata yang saling memandang, atau obrolan yang saling berkepanjangan lewat pertemuan. Kalanya, itu arti rindu, sebab tak hadir.

Rindu siapa dirimu?

Rindu ayah yang pergi sebab mencari kebahagiaan untuk keluarga?

Rindu ibu yang biasanya ada dalam menyiapkan kebahagian yang ayah datangkan?

Atau rindu para saudara yang biasa nya membuat kesal karena keributan?

Eh atau mungkin, rindu teman yang kini entah dimana?

Ah, banyak bukan..

Mengapa pada terakhir kata itu saya tulis ‘rindu sendirian?’, karena apa mungkin mereka yang saya rindukan juga merindukan?

2 tanggapan untuk “Kadarnya luar biasa, itu rindu bukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s